Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TANGGUNG SENDIRI AKIBATNYA ‼️ Inilah 5 Surat Pendek Yang Dibaca Dalam Shalat Tahajud Paling Dahsyat


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil hudaa. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala, jika video ini muncul di berandamu, ini adalah petunjuk dari Allah kepadamu. Setidaknya sempatkanlah menulis shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di kolom komentar. InsyaAllah bisa menjadi bukti cinta kita untuk mendapatkan syafaatnya kelak di akhirat. Aamiin Allahumma Aamiin.

Sahabat beriman yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala,
Shalat Tahajud adalah shalat sunnah yang dilakukan di malam hari setelah tidur. Shalat ini memiliki keutamaan yang sangat besar. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman di QS. Al-Isra ayat 79 yang artinya:
_“Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, semoga Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”_
Dari ayat ini kita dapat memahami keutamaan tahajud.

Yang perlu digarisbawahi, melaksanakan shalat tahajud tidak selalu diperlukan bacaan surah yang panjang saja. Terkadang membaca surah-surah pendek dengan penuh khusyuk justru lebih disukai Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Di video ini akan dianjurkan surah-surah yang bisa dibaca dalam shalat tahajud yang memberikan ketenangan dan keberkahan tersendiri. Mari kita simak surah-surah pendek apa saja yang bisa kita amalkan dalam ibadah malam ini. Silakan simak videonya sampai selesai supaya tidak salah paham.

Terima kasih. Baiklah, surah yang pertama yaitu *Surah An-Nas*.

Surah An-Nas merupakan surah perlindungan. Surah ini mengajarkan kita untuk selalu berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari bisikan setan yang terkutuk. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
_“Apabila salah seorang dari kalian bangun di malam hari, hendaklah mengatakan: Aku berlindung kepada Allah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari godaan setan yang terkutuk.”_ – HR. Muslim.

Dengan membaca Surah An-Nas dalam tahajud, kita bisa mengukuhkan iman dan memohon pertolongan kepada Allah dari gangguan setan. Ayat ini merupakan doa langsung kepada Allah untuk memohon perlindungan dari kejahatan yang tersembunyi maupun yang jelas.

Konteks shalat tahajud: membaca Surah An-Nas dengan tenang dan khusyuk akan mendekatkan diri kepada Allah. Surah An-Nas menekankan pada pengakuan akan keterbatasan manusia dan ketergantungan manusia kepada Allah.

Ulama besar seperti Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa Surah An-Nas membantu menjauhkan diri dari pengaruh jahat baik dari jin maupun manusia, serta memperkokoh keyakinan pada kekuatan perlindungan Allah yang tak terbatas.

Dengan membaca Surah An-Nas dalam shalat tahajud, kita secara sadar memohon keamanan dan perlindungan dari segala macam bahaya serta fitnah. Ini merupakan langkah penting untuk memperkuat ikatan spiritual dengan Sang Pencipta dan menegaskan kepercayaan kita bahwa hanya Dia yang Maha Kuasa melindungi.

*Surah yang kedua adalah Surah Al-Falaq.*

Surah Al-Falaq adalah salah satu surah perlindungan. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sering membaca surah ini untuk memohon perlindungan dari segala kejahatan.

Dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
_“Bacalah olehmu Qul huwallahu ahad atau Surah Al-Ikhlas, Qul a’udzu birabbil falaq atau Surah Al-Falaq, dan Qul a’udzu birabbin nas atau Surah An-Nas sebanyak tiga kali di waktu pagi dan petang. Yang mana ketika kita membaca ini akan mencukupkan dari segala sesuatu.”_

Dalam konteks tahajud, kita memohon perlindungan Allah dari segala keburukan yang mungkin mengancam kita. Ayat-ayatnya.

Konteks shalat tahajud: membaca Surah Al-Falaq dipandang sebagai upaya untuk mengatasi ketakutan dan kecemasan, serta memperkuat tawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dalam perspektif Sufi, Surah Al-Falaq menekankan pentingnya mengembangkan ketenangan dan kepercayaan sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi segala macam rintangan dan keburukan. Mereka percaya bahwa membaca surah ini dalam tahajud adalah cara yang efektif untuk mengundang perlindungan Allah dan meningkatkan keberanian.

Surah ini juga mengingatkan akan kekuasaan Allah atas segala ciptaan dan meyakinkan bahwa hanya Allah yang Maha Kuasa untuk mendatangkan kebaikan dan menolak bahaya serta gangguan.

*Surah yang ketiga adalah Surah Al-Ikhlas.*

Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: _“Apakah kalian tidak mampu membaca sepertiga Al-Qur’an dalam satu malam?”_ Para sahabat bertanya, “Bagaimana caranya?” Beliau menjawab, “Bacalah Qul huwallahu ahad.” – HR. Bukhari.

Membaca Surah Al-Ikhlas saat tahajud meneguhkan keimanan kita dan mengingatkan kita akan keagungan dan keesaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Pandangan Sufi terhadap membaca Surah Al-Ikhlas saat tahajud: bukan sekadar membaca teks, akan tetapi sebagai proses mendalam yang membawa seseorang lebih dekat kepada pemahaman tentang kesucian dan keesaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ini adalah manfaat spiritual yang sangat besar. Pengalaman rohani ini meneguhkan keyakinan seorang muslim, menguatkan ruhnya ke arah yang lebih kuat.

Surah Al-Ikhlas ini memberikan kekuatan spiritual yang kokoh dan memberdayakan umat Islam untuk mempertahankan tauhid dalam segala aspek kehidupan.

*Surah yang keempat yaitu Surah Al-Humazah, menghindari perilaku yang buruk.*

Surah ini menggambarkan: _“Celakalah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Sungguh, harta itu tidak kekal.”_

Surah Al-Humazah mengingatkan umat Islam tentang akibat buruk dari perilaku menggunjing dan meremehkan orang lain. Ayat-ayatnya dengan tegas mengecam perilaku tersebut dan menggambarkan hukumannya.

Konteks shalat tahajud: pembacaan Surah Al-Humazah dianggap sebagai kesempatan untuk berbenah diri dan perbaikan akhlak.

Dalam perspektif Sufi, membaca Surah Al-Humazah saat tahajud adalah bagian dari proses tazkiyatun nafs, penyucian jiwa dari sifat yang dikecam dalam surah ini. Mereka percaya bahwa shalat tahajud memberikan kesempatan yang baik untuk merefleksikan perilaku dan sikap kita terhadap sesama, serta untuk bertaubat dan berusaha memperbaiki diri.

Para ulama seperti Syekh Ibnu Rajab Al-Hanbali menekankan bahwa tahajud adalah waktu terbaik untuk mengoreksi akhlak dan sikap sombong serta meremehkan orang lain.

*Surah yang kelima yaitu Surah Al-Ma’un.*

Surah ini mengajak kepada sesama sebagai bagian dari kebutuhan orang miskin dan yatim. Hadis Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menegaskan pentingnya menolong orang yang membutuhkan sebagai bagian dari iman.

Dalam perspektif Sufi, Surah Al-Ma’un berperan sebagai pengingat bahwa sikap acuh tak acuh terhadap orang lain akan dibalas di hari pembalasan. Oleh karena itu, pembacaan Surah Al-Ma’un dalam shalat tahajud dianggap penting sebagai cara untuk merefleksikan tindakan dan sikap sehari-hari.

Seorang ulama besar seperti Imam Al-Qusyairi menganggap Surah Al-Ma’un sebagai kritik untuk mengevaluasi keikhlasan. Membacanya dalam shalat tahajud menjadi pengingat bagi umat Islam untuk selalu mengevaluasi niat dan amal perbuatan mereka. Surat ini memperkuat kesadaran akan pentingnya mengabdi kepada sesama sebagai wujud iman yang sejati.

Membaca Surah Al-Ma’un saat tahajud, kita diingatkan untuk senantiasa peduli dan membantu sesama, terutama kepada orang-orang yang membutuhkan. Hal ini bukan hanya sebagai kewajiban sosial tetapi juga sebagai ekspresi dari iman yang mendalam.

Sahabat yang dirahmati Allah, inilah surah-surah pendek yang dianjurkan ketika dibaca saat shalat tahajud yang paling dahsyat. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan kita untuk mengamalkannya serta menyampaikannya kepada saudara-saudara kita. Dan semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

---